Tanpa Menyentuh Bola, Lukaku Adalah Kunci Gol Kemenangan Belgia atas Jepang

Nacer Chadli menjadi pencetak gol penentu kemenangan Belgia atas Jepang melalui skema serangan balik yang brilian (Murad Sezer/REUTERS)
Nacer Chadli menjadi pencetak gol penentu kemenangan Belgia atas Jepang melalui skema serangan balik yang brilian
GALAXYDOMINO - Sebuah serangan balik cepat, aksi mengecoh nan klasik di kotak penalti, dan gol di menit injury time menutup kisah comeback paling dramatis di Piala Dunia 2018.
http://bit.ly/gd789

Permisi,

YUK DAFTAR DI GALAXYDOMINO .COM karena lagi ada PROMO LOH:

DEPO 50.000 BONUS 50.000

WEB : http://bit.ly/gd789

Syarat:
- Untuk New Member
- Withdraw Minimal 50.000
- HARUS ADA TO 50 RIBU BARU BISA MELAKUKAN PROSES WD

MUDAHKAN? TUNGGU APALAGI YUK DAFTAR DI GALAXYDOMINO .COM

Belgia mengalahkan Jepang dengan skor 3-2 dalam (salah satu) laga paling seru di Piala Dunia 2018. Kelima gol dalam laga itu tercipta di babak kedua, termasuk gol penentu kemenangan yang muncul pada menit akhir periode injury time.

Kemenangan Belgia didapat berkat kejelian pelatih Roberto Martinez melakukan pergantian pemain. Marouane Fellaini dan Nacer Chadli yang masuk di tengah babak kedua mencetak gol yang membantu Belgia comeback usai lebih dulu tertinggal 0-2.

 Setelah kedudukan sama kuat 2-2 di periode injury time, Jepang punya keuntungan karena dapat tendangan bebas tak jauh dari kotak penalti. Keisuke Honda memutuskan menembak langsung ke arah gawang. Tembakan dari pemain spesialis boal mati itu mengarah ke gawang, tapi Thibaut Courtois bisa menghalaunya ke luar lapangan.

Dari tendangan sudut yang tercipta pada momen itulah Belgia melakukan serangan balik super. Di menit terakhir pertandingan 'The Red Devils' melakukan upaya terakhirnya yang berujung terciptanya gol kemenangan.

Kami sajikan momen dramatis menuju gol ketiga Belgia yang mematahkan hati Jepang:

1. Thibaut Courtois mengawali semuanya

Dari tendangan sudut yang berhasil ditangkap, Thibaut Courtois mengawali serangan kilat super Belgia. Dalam waktu singkat dia mengamati pergerakan rekan-rekannya yang langsung membuka ruang.

 Lima pemain outfield Jepang ada di dalam kotak penalti Belgia. Peluang counter attack terbuka lebar di sini.

2. Kevin de Bruyne membangun serangan dengan cepat

Courtois tidak melempar bola jauh-jauh. Kiper Chelsea itu memilih menggulirkannya pada Kevin de Bruyne yang berlari menjauh dari kotak penaltinya sendiri.

Penguasaan bola oleh De Bruyne mendorong beberapa pemain Belgia melakukan sprint ke wilayah pertahan Jepang.

Pada momen ini De Bruyne punya beberapa opsi untuk melepaskan operan. Jepang sudah kalah jumlah dalam keadaan ini, 5:4.

3. Thomas Munier menusuk dari sayap

De Bruyne terus menggiring bola sampai melewati separuh lapangan. Di sisi kanannya Thomas Munier melakukan sprint menyisir tanpa kawalan siapapun.

Munier berhasil menjaga momentum dan keunggulan serangan balik Belgia dengan sprintnya itu. Dia kemudian mendapat operan bola dari De Bruyne.

 4. Crossing Munier ke dalam kotak penalti

Demi mempertahankan momentum kecepatan serangan balik, Munier melakukan first touch dan mendorong bola masuk ke dalam kotak penalti.

Belgia sudah masuk ke 1/3 pertahanan Jepang, plus punya keunggulan jumlah pemain 3:2. Munier harus memilih ke mana dia akan mengirim si kulit bundar.

Ada Romelu Lukaku yang melesat masuk ke kotak penalti namun dapat kawalan dari pemain Jepang. Pilihan lainnuya adalah Nacer Chadli yang juga tengah melakukan sprint namun posisinya agak ke belakang.

5. Tipuan Lukaku bagian terbaik dari counter attack Belgia

Dorongan bola dari Munier mengarah tepat ke Lukaku. Pemain depan Manchester United itu bisa saja langsung menyambar bola dengan kaki kanannya. Tapi lukaku memilih melakukan gerakan tipuan.

Bola dia biarkan melintas, membuat pemain-pemain Jepang yang terlanjur mengawasinya lekat-lekat tertipu. Lukaku tahu kalau di belakangnya ada Nacer Chadli yang terus mengekor melakukan sprint.
 

No comments

Powered by Blogger.