Pogba, Konsistenlah dan Pakai Otakmu Lebih Baik Lagi!

Pogba, Konsistenlah dan Pakai Otakmu Lebih Baik Lagi!
Paul Pogba dinilai masih inkonsisten bersama Manchester United
GalaxyDomino - Paul Pogba diharapkan bisa lebih konsisten bersama Manchester United musim depan. Gelandang Prancis itu juga diminta bermain lebih cerdas lagi.
http://bit.ly/gd789

Permisi,

YUK DAFTAR DI GALAXYDOMINO .COM karena lagi ada PROMO LOH:

DEPO 50.000 BONUS 50.000

WEB : http://bit.ly/gd789
Syarat:
- Untuk New Member
- Withdraw Minimal 50.000
- HARUS ADA TO 50 RIBU BARU BISA MELAKUKAN PROSES WD

MUDAHKAN? TUNGGU APALAGI YUK DAFTAR DI GALAXYDOMINO .COM

Pogba tampil stabil bersama Prancis hingga sukses memenangi Piala Dunia 2018 di Rusia. Tapi hasil bersama Les Bleus itu pada akhirnya mendatangkan perbandingan terhadap performanya di klub.

Penampilannya bersama MU musim lalu dinilai kurang memuaskan, kendati mencatatkan enam gol dan 12 assist dalam 37 laga. Pogba dinilai tak konsisten, bagus di satu pertandingan lalu kerap menurun di laga-laga berikutnya.

Legenda MU Paul Scholes menyebut Pogba masih belum bisa mencapai levelnya di Juventus. Scholes berharap juniornya itu bisa lebih baik memakai otaknya untuk mencapai level top.
 Paul perlu menemukan konsistensi menurut saya. Saya rasa kalau Anda melihat ke permainannya, dia bisa brilian di satu pekan lalu tidak terlalu bagus di pekan berikutnya," kata Scholes kepada beIN Sports.

"Dia terlihat jadi pemain yang menunjukkan performanya di satu dari tiap tiga atau empat laga. Dan kalau Anda mau memenangi liga, itu tak cukup, tak cukup. Dia perlu menjadi pemain yang berkuasa seperti di Juventus."

"Tidak ada keraguan bahwa anak ini punya kualitas nyata. Dia menunjukkannya di Piala Dunia rasanya, bahwa dia bisa bermain di level terbaik. Dia adalah pemain yang kuat, dia bisa melakukan tusukan, dia punya teknik bagus juga, juga kemampuan yang baik. Tapi dia perlu lebih banyak memakai otaknya untuk menjadi pesepakbola top," imbuhnya seperti dilansir FourFourTwo.

Faktor lain yang memengaruhi inkonsistensi Pogba disebut Scholes adalah tak adanya satu pakem yang dipakai Jose Mourinho. MU disebut kerap berubah taktik untuk beradaptasi dengan lawan dan inilah yang harus dibayar oleh Pogba.

"Dia adalah bagian dari sebuah set struktur di Juventus. Dia tahu setiap pekannya posisi apa yang akan dimainkannya, siapa yang akan bermain bersamanya," sambung Scholes.

"Dan saya tak merasa hal ini membantunya di United, karena saya akan terkesan kalau tim yang sama diturunkan dua kali beruntun, formasi yang sama. Tampaknya tidak ada sebuah jalan pasti ke mana arah mereka. Itu bisa jadi tak bekerja untuknya," tandas Pogba.

No comments

Powered by Blogger.