Kolombia Lawan 'Terkotor' yang Pernah Dilawan John Stones

Kolombia Lawan Terkotor yang Pernah Dilawan John Stones
John Stones menyebut Kolombia salah satu tim paling kasar yang pernah dihadapinya
http://bit.ly/dbs789
 Hari yang ceriah,dbsbet saat ini memiliki banyak promo yang menarik sekali,
depo 50rb bonus 50rb
ayo buruan daftar!!
Bonus new member depo 50rb dpt bonus 50rb
syarat min dp 50rb
Web DBS: http://bit.ly/dbs789
utk wd harus ada turn over di game sportsbook 500rb

Buruan Gabung Promo Khusus 100 New Member!!!

DBSBET : DEPO 50RB GRATIS 50RB

DBSBET - John Stones belum lupa bagaimana kerasnya laga Inggris lawan Kolombia. Baginya, Kolombia salah satu lawan paling 'kotor' dalam kariernya.

Inggris memenangi duel lawan Kolombia lewat adu penalti (4-3) setelah berimbang 1-1 selama 120 menit pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2018. Pertandingan sendiri berjalan ketat dan keras, dengan Kolombia menerapkan permainan agresif.

 Tercatat ada 36 pelanggaran di laga ini, 23 di antaranya dilakukan kubu Kolombia. Mereka dihadiahi enam kartu kuning dan dihukum penalti, sementara Inggris mendapatkan dua kartu kuning.

Ada sejumlah momen panas yang terjadi di laga ini, salah satunya ketika Wilmar Barrios menyundul dagu Jordan Henderson. Insiden itu sendiri cuma berakhir dengan kartu kuning untuk Barrios.

Pertandingan ini disebut bek Inggris John Stone paling keras dalam kariernya. Kolombia tak pernah ragu menghentikan laju pemain Inggris dengan pelanggaran.

 "Laga itu sangat aneh. Mungkin mereka tim 'terkotor' yang pernah saya hadapi. Misal saat kami memenangi penalti, mereka terus menekan wasit, bahkan mendorongnya. Saya yakin Anda semua juga melihat tandukan yang terjadi. Menjejak-jejak titik penalti. Banyak hal yang saya yakin belum pernah Anda dengar," ujarnya dilansir Sky Sports.

"Dari sisi kami, merupakan sebuah karakter yang besar untuk bisa menjaga ketenangan dan tak terjebak ke permainan mereka. Ketika Anda melawan tim yang ingin bertarung dan merusak momentum kalian, Anda terkadang tersedot ke permainan mereka. Itu yang mereka inginkan."

No comments

Powered by Blogger.